Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Sampah Rumah Tangga - Distributor Pupuk Organik Natural Nusantara

30 Oktober 2015

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Sampah Rumah Tangga

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Sampah Rumah Tangga

Limbah sampah rumah tangga bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Salah satunya menjadi kompos.
Seperti yang dikutip dari situs deptan.go.id, Kamis (10/4), kompos sendiri punya banyak kegunaan yakni memperbesar daya ikat tanah berpasir, menambah daya ikat air tanah, memperbaiki drainase tata udara tanah, dan mengandung hara.
Kompos adalah pupuk organik yang merupakan hasil penguraian atau dekomposisi bahan organik yang dihasilkan dari tanaman, hewan, sampah, yang dilakukan oleh mikroorganisme aktif, seperti bakteri dan jamur.
Tidak semua sampah rumah tangga bisa dibuat kompos. Hanya Sampah yang berasal dari dapur seperti kulit buah, sisa sayur, sisa buah, sisa makanan dan sampah kebun seperti dedaunan, dan rumput, yang dapat dijadikan kompos.
Tahap awal untuk membuat kompos adalah sediakan wadah untuk pengomposan. Tempat pengomposan dapat bermacam-macam, seperti lubang dalam tanah, bak, drum, baskom, dan sebagainya. Dengan syarat, wadah tersebut tidak terkena hujan secara langsung. Jika wadah yang dipergunakan berupa drum atau baskom plastik, lubangilah pada bagian dasar sebanyak lima lubang dan diletakkan di atas susunan batu bata.
Seperti apa cara mengolah limbah sampah menjadi kompos? Berikut 4 langkahnya:
Berikut langkah-langkah pembuatan kompos yaitu:


1. Pemisahan sampah

Pisahkan sampah organik dari sampah anorganik. Sampah anorganik berupa plastik, kaleng, karet. Sampah organik berupa sisa makanan, kulit buah, sisa sayuran. Sampah yang berukuran besar sebaiknya dipotong/dicacah terlebih dahulu.

2. Pencampuran
Isi wadah dengan kompos lama setinggi 1/3. Selanjutnya sampah dapur dimasukkan. Aduk bahan secara merata. Bahan bisa ditambah serbuk gergaji atau pupuk kandang dan organisme perombak limbah/ragi kompos (Tricholant). Tutup wadah dengan karung/plastik.


3. Pematangan
Aduk sampah setiap 7 hari, selama proses berlangsung suhu bahan berkisar 30-70 derajat celcius. Memasuki minggu ke-5 atau ke-6, kompos sudah jadi. Cirinya adalah tidak berbau busuk, berbau tanah, warna coklat kehitaman dan suhu 30-32 derajat celcius.


4. Pengayakan dan Pengemasan
Kompos yang sudah matang diayak untuk memperoleh hasil seragam. Lalu dikemas dalam plastik.
Agar menghasilkan pupuk kompos yang baik, beberapa fisik bahan yang dapat dilihat secara visual dan dirasakan, antara lain warna kompos coklat kehitaman, tidak berbau busuk atau menyengat, tetapi berbau tanah tanah, berbutir halus, lunak ketika dihancurkan dengan jari-jari tangan, selama dalam pengomposan, suhu bahan organik berkisar 30-70 derajat celcius, kelembaban bahan organik berkisar 40-60 derajat celcius, derajat kemasaman pH kompos berkisar antara 6,5-7,5.
Jadi, tidak susah kan memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang berguna?


Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Sampah Rumah Tangga
Image by: http://www.republika.co.id

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Distributor Pupuk Organik Natural Nusantara | All Right Reserved